Kerugian Negara Rp2,57 M, Laskar Lampung Tagih Janji Kejati Ungkap Tersangka Korupsi KONI

Rabu, 25 Januari 2023 09:28 WIB

Share
Panglima Laskar Lampung Nero (Foto Bila/Poskota Lampung)
Panglima Laskar Lampung Nero (Foto Bila/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Panglima Laskar Lampung Nerozeli Agung Putra Koenang menagih janji Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengungkapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Lampung TA 2020.

Kader Demokrat Lampung itu juga heran sudah keluar kerugian negaranya dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs Chaeroni dan beberapa kali berjanji mengungkapkan tersangkanya paling lambat akhir tahun 2022 namun hingga tahun 2023 adem ayem saja.

"Apa tidak malu ya?" katanya kepada Poskota Lampung, Rabu (25/1/2023). Apalagi, kata dia, Kejati sudah memeriksa 86 saksi dan ada yang berulang kali dipanggil namun tak kunjung ketemu pencolengnya.

Jika alasannya kerugian negara Rp2,57 miliar sudah dikembalikan, kacaw hukum kita. Koruptor yang ketahuan tinggal mengembalikan saja uang yang dicurinya," kata Nerozely Koenang.

"Dengan dipulangkannya uang hasil maling, tak menghilangkan atau menghapuskan pidana bagi para pelakunya. Dicontohkannya pengembalian dana hibah TA 2018 oleh Wakil Ketua DPRD Lamtim Akmal Fatoni.

"Kerugian negara Rp100 jutanya sudah dikembalikan tapi kasus hukumnya terus bergulir ke pengadilan yang kasusnya tetap jalan. KONI Lampung kerugian negaranya miliar-miliaran, memalukan," tandasnya.

Kejati Lampung sudah berjanji akan mengungkapkan tersangkanya lewat konferensi pers pada Rabu (2/11/2022). "Di akhir tahun (2022), kita sudah bisa tetapkan tersangka, mudah-mudahan," ujar Kasi Penkum Made Agus Putra.

Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto, usai peresmian Rumah Restorative Justice di Kedamaian, Kota Bandarlampung, Senin (5/11/2022), menegaskan lagi, kasus KONI dalam waktu dekat, tidak lama lagi penetapan tersangka.[HBM]

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar