Ribuan Nahdliyin dan Para Tokoh Hadir Silaturahmi

Selasa, 24 Januari 2023 19:34 WIB

Share
Acara para nahdliyin (Foto Khairuddin/Poskota Lampung)
Acara para nahdliyin (Foto Khairuddin/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Tokoh Nahdatul Ulama (NU) yang juga penceramah asal Jawa  Timur KH. Marzuki mengingatkan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan umat demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Ketua NU Jawa  Timur itu kepada ribuan Nahdliyin NU Lampung Timur pada acara Silaturahmi Daerah (Silatda) di Pantai Mutiara Labuhan Maringgai, Selasa (24/1/2023).

Silaturahmi  dengan tema "Memupuk dan Membangun Nilai Persatuan Antarumat dan Bangsa" itu dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus partai  politik.

Mereka antara lain Ketua PKB Lampung yang juga Wakil Gubernur Chusnunia Chalim, anggota DPD RI Jihan Nurlela, Bupati yang juga Ketua PKB Lamtim M  Dawam Raharjdo, Kapolres AKBP Zaky Alkazar Nasution, Dandim 0429 Letkol Czi Indra Puji Triwanto, Ketua NU Lamtim KH. Dardiri Achmad serta ribuan nahdiyin organisasi besutan KH.Hasyim As'ari.

Dalam tausyahnya, KH Marzuki menegaskan, berdirinya NKRI 78 tahun silam, tak terlepas perjuangan Nahdiyin NU yang dengan rela mengorbankan nyawa dan harta demi tegaknya negara yang kini berpenduduk sekitar 270 juta jiwa itu. 

Dengan modal nilai persatuan dan semangat rela berkorban yang kuat  adalah modal dasar nahdiyin NU masa itu. Maka tak berlebihan jika  kemerdekaan yang diraih tak terlepas dari peran penting para pejuang NU.
"Orang NU ada di mana-mana.

Jika di sana ada sejuta orang NU, saya salah satunya. Dan jika di sana ada seribu orang NU, maka saya salah satunya. Begitulah seterusnya. Dan, inilah semboyan kita sebagai orang NU," tegas tokoh NU itu 

Oleh sebab itu, mengingat nilai persatuan dan kesatuan adalah harga mati demi tetap tegaknya NKRI, KH.Marzuki minta nahdiyin di penjuru tanah air termasuk Lampung Timur  senantiasa menjaga dan memupuk semangat ukhkuwah Islamiyah dan saling menghormati satu sama lain.

"Jika semua ini kita bina dan jaga dengan baik, Insya Allah negeri yang kita cintai ini akan selalu menjadi negeri yang baddatun thoyibatun warabbunghofur," pungkas Kyai Marzuki.

Usai mendengarkan tausyah dari tokoh NU asal Jawa Timur, ribuan nahdiyin bersama tokoh lain serta Bupati  Dawam Rahardjo menanam bibit mangrove di sepanjana garis Pantai Timur Labuhan Maringgai. Penanaman ribuan batang bibit mangrove dimaksudkan mencegah abrasi pantai serta mencegah banjir rob.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar