Harga BBM Turun, Erick Ingatkan Potensi Kenaikan Kembali

Senin, 23 Januari 2023 07:19 WIB

Share
Ilustrasi pengisian BBM (Foto PT Pertamina/Poskota Lampung)
Ilustrasi pengisian BBM (Foto PT Pertamina/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Harga bahan bakar minyak (BBM) turun mengikuti turunnya BBM dunia, Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan adanya potensi kenaikan kembali harga BBM.

Tepat tahun baru imlek, Harga BBM se Indonesia turun bervariasi dari Rp 1.100 hingga Rp 2.150 per liter. PT Pertamina menurunkan BBM sejak 3 Januari 2023 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kalau kita lihat grafik dari harga BBM ke depan, ini masih terus naik. Apalagi kalau kita lihat sekarang Tiongkok mulai tumbuh. Apakah harga minyak akan kembali ke US$ 87-90? Kita tidak tahu. 

"Kita lihat saja, mudah-mudahan jangan,” kata Erick Thohir dalam acara rilis temuan Lembaga Survei Indonesia (LSI) secara daring, Minggu (22/1/2023).

Erick Thohir menyampaikan, Indonesia sendiri merupakan negara yang mengimpor BBM sejak tahun 1993. Kondisi ini harus disiasati dengan kekuatan policy negara kita.

"Inilah yang kenapa kemarin pemerintah sempat merevisi harga Pertamax turun dari harga 13.900 per liter menjadi Rp 12.800 per liter, karena memang harga dunia sedang turun,” jelasnya.

Erick Thohir menegaskan, meskipun harga BBM sedang tinggi, pemerintah akan tetap hadir melalui pemberian subsidi.

Pemerintah tetap mensubsidi, yang namanya solar itu Rp 6.500 per liter, pemerintah membantu per liter. Bahkan kalau kita lihat juga yang namanya Pertamax, Pertalite, itu masih disubsidi juga Rp 1.000. 

"Artinya apa, (pemerintah) masih membantu,” tegas Erick. Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum berencana menurunkan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar, di tengah tren rendahnya harga minyak dunia.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum berencana menurunkan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar, di tengah tren rendahnya harga minyak dunia.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar