Di Acara Demokrat Lampung, Wali Kota Eva Dwiana Diperlakukan 'Tak Pantas'

Rabu, 18 Januari 2023 14:49 WIB

Share
Wali Kota Eva Dwiana duduk
Wali Kota Eva Dwiana duduk "mojok" di kursi berbeda dengan tamu kehormatan lainnya (Foto Hajim/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Pemimpin 1.185.743 warga Kota Bandarlampung Eva Dwiana diperlakukan "tak pantas" pada acara Partai Demokrat Lampung di Balai Krakatau, Kota Bandarlampung, Rabu (18/1/2023).

Setelah meliput acara, para wartawan juga kecewa harus membayar Rp5000 parkir sepeda motor di halaman Gedung Balai Krakatau milik Ketua DPD Partai Demokrat Lampung Edy Irawan Arief tersebut.

Wali Kota Bandarlampung ditempatkan panitia duduk mojok paling kanan dengan kursi biasa. Sebagai pemimpin kota ini, Eva Dwiana tak duduk di kursi VIP para tamu kehormatan.

Yang duduk di kursi VVIP,  antara lain tokoh nonformal Ike Edwin (Dang Ike), Abdurachman Sarbini (Mance), Ketua Partai Nasdem Lampung Herman HN, AHY, Edy Irawan Arief, Wagub Nunik, dll.

Wali Kota Eva Dwiana terlihat kikuk duduk mojok tak sekursi dengan para tamu kehormatan lainnya. Dia terlihat gelisah. Dikonfirmasi Poskota Lampung, seorang panitia membenarkan seharusnya Wali Kota Eva Dwiana duduk bersama para tamu kehormatan di kursi VVIP.

"Saya tidak tahu jika Bunda Eva duduk di depan dengan kursi yang tidak sama dengan para tokoh nonformal dan mantan pejabat," ujar seorang panitia acara yang minta identitasnya tak disebutkan.

Wali Kota Eva Dwiana dari PDI Perjuangan itu menghadiri pelantikan 15 ketua DPC dan Srikandi Partai Demokrat oleh AHY. Dia datang terlambat, yakni saat Ketua BPOK pidato, sebelum sambutan AHY.

Forum Kader Penyelamat Partai Demokrat Lampung (FKPPDL) aksi menyambut kedatangan Ketum DPP PD AHY di Tugu Adipura, Kota Bandarlampung, Rabu (19/1/2023), pukul 08.30 WIB.

Aksi tak berlangsung lama dan hanya puluhan kader, tak sampai 700 kader seperti yang direncanakan sebelumnya. Alasan salah satu koordinator aksi, Didit Rochata. "Kami menghindari chaos dan kita semalem juga sudah ditemuin sama DPP PD," katanya.

Ada isu, katanya, ada pihak yang rencana mengerahkan dua ormas jika FKPPDL aksi mengerahkan ratusan maasa. "Yang penting bagi kami, pesan yang hendak disampaikan kepada Ketum DPP bahwa PD Lampung tidak dalam baik-baik saja," katanya. [Hajim]

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar