Cianjur, Izinkan Kami Bermalam

Rabu, 23 November 2022 19:15 WIB

Share
KUAT, YA NAK! -- Salah satu warga korban selamat, dari gempabumi magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) siang. Merujuk data, jumlah korban tewas mayoritas anak-anak. | dok. Net/Muzzamil
KUAT, YA NAK! -- Salah satu warga korban selamat, dari gempabumi magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) siang. Merujuk data, jumlah korban tewas mayoritas anak-anak. | dok. Net/Muzzamil

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Syahdan, jauh lama sebelum Alfian Harahap alias Alfian Rusdi Nasution asal Binjai ini ciptakan lagu terhits di antara karya dia lainnya macam Senja di Kaimana, Sebiduk Di Sungai Musi, yakni lagu cinta yang turut abadikan nama kotanya ini, Semalam Di Cianjur, tahun 1965.

Sebelumnya sekitar abad ke-14 lampau, rakyat Nusantara, karib dengan seni suara Sunda yang identik diiringi alat musik yakni kecapi indung, kecapi rincik, suling, rebab, akar munculnya dari seni pantun Pajajaran abad itu, ya, Tembang Sunda Cianjuran.

Dan ups, jangan doyan berdebat soal selera termasuk selera lidah, tetapi mereka yang lebih puja-pujikan kuliner asing, merugilah. Sebab syahdan sejak lampau menyejarah, siapa penggila lezat kuliner etnik Zamrud Khatulistiwa ini yang tak tahu daging sapi dibalur bumbu bacem dibakar sampai resap bumbu dan daging aromatik Sate Maranggi.

Juga, bumbu dapur mirip sambal bertekstur kental bercarabuat sederhana: bahan dasar kedelai kuning hasil fermentasi (diawetkan/direbus) digiling dicampur tepung, ya, tauco Cianjur, terbesar kedua di Indonesia setelah Pekalongan. Tauco kurma? Ada.

Dan tauco, suruh tempur sama tauge, di Cianjur jadi akur namanya Geco, akronim dari tauge dan tauco. Itu tauge, siram kuah tauco santap bareng ketupat, tahu, mi aci. Tambahkan sedikit cuka, kecap manis. Akur.

Masih di dapur? Cek stok cabai rawit hijau tomat hijau, kencur, garam, ulek bareng bumbu penyedap rasa, di Cianjur namanya Sambal Hejo, kata dasar Hejo atau hijau. Dan selain Bogor, di daerah subur makmur penghasil beras legendaris, beras Cianjur, ini punya Laksa Cianjur, sejenis gulai bahan bihun, kemangi, lontong nasi, tahu, tauge, telur, kuah santan kuning, plus oncom!

 

 

Tim relawan dari IKA Dokter Malahayati Bandarlampung, saat menyerahkan paket donasi kemanusiaan bagi korban gempa Cianjur, pada Selasa (22/14/2022). | dok/Aldo Aprizo/Muzzamil

Alergi duluan lantaran cuma dengar nama, enggan cicipi menunya, ya, Roti Manis Tan Keng Cu namanya, kudapan tenar Cianjur sejak 1962, dibuat secara tradisional unik, bahan bakarnya batubara. Atau campuran tepung kanji, kacang tanah, dilumuri terigu, dikukus, kini serbaneka varian rasanya, dan bertekstur lembut kenyal, kue Mochi. Atau, manisan dan asinan buah dan sayuran khas Cianjur, kedondong, mangga, salak, bayam, sawi, terong, banyak lagi, lalu siram bumbu. Jamin rasanya so spicy, so hot, gado-gado.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar