Nyaris Bentrok, Warga Sempat Menghalangi Kepolisian Cari Saksi Pembakaran PT GAJ

Selasa, 22 November 2022 08:08 WIB

Share
Seorang aparat kepolisian terlihat maju sendirian untuk meredam terjadinya bentrokan antara warga dengan warga, Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi saat memberikan keterangan terkait masalah pembakaran fasilitas perusahaan perkebunan (Foto Poskota Lampung)
Seorang aparat kepolisian terlihat maju sendirian untuk meredam terjadinya bentrokan antara warga dengan warga, Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi saat memberikan keterangan terkait masalah pembakaran fasilitas perusahaan perkebunan (Foto Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Warga sempat menghalangi kepolisian yang hendak mengamankan mereka yang diduga memprovokasi pembakaran fasilitas perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Gunung Aji Jaya (GAJ) di Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (21/11/2022).

Warga Kampung Gunungraya, Kecamatan Pubian sempat mengejar dan melempari aparat dengan batu. Aparat kepolisian melakukan serentetan tembakan peringatan agar massa membubarkan diri jelang maghrib.

Informasi yang belum terkonfirmasi, aparat Polres Lampung Tengah berhasil  membawa tujuh saksi untuk dimintai keterangan terkait pembakaran truk, mes, dan kantor PT Gunung Aji Jaya Pubian. Pukul 20.00 WIB, Polisi menyatakan situasi di Kampung Gunungraya sudah kondusif.

 

Menurut Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya pihaknya sudah memeriksa sembilan saksi terkait pembakaran aset PT Gunung Aji Jaya. "Sudah 9 orang yang telah kami diperiksa,” kata Kapolres.

Aktivis LSM Lembaga Penggerak Anak Bangsa (LPAB) Sofiyan mengatakan semua pihak hendaknya mendinginkan situasi, tokoh-tokoh masyarakat memberikan edukasi dan dukungan moral kepada Polres Lampung Tengah dalam penegakkan hukum. [HBM]

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar