Calon Rektor Unila Prof Asep Diperiksa Kembali KPK di Gedung Merah Putih

Selasa, 22 November 2022 18:15 WIB

Share
Prof Asep Sukohar (Foto Net)
Prof Asep Sukohar (Foto Net)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- KPK RI memanggil kembali Prof Asep Sukohar untuk pemeriksaan terkait korupsi penerimaan mahasiswa. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila itu ditunggu di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Pada hari yang sama, bakal calon rektor Unila ini tak hadir pada pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat menjadi calon pengganti Prof Karomani (Aom) di RSUD Abdul Moeloek.

Aom telah menjadi tersangka kasus korupsi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unila 2022. Sedangkan Prof Asep Sukohar saksi atas dugaan korupsi tersebut. Dia sudah mengakui terima uang titipan masuk jalur mandiri dari tiga orangtua calon mahasiswa.

Pihak RSUDAM menjadwalkan pemeriksaa kesehatan terhadapnya pada Rabu (23/11/2022). Selain Prof Asep, calon rektor yang diperiksa kesehatannya hari ini adalah Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Murhadi

Kemudian, Wakil Rektor Bidang PKTIK Prof Suharso, Ketua LPPM Prof Lusmeilia Afriani, Ketua UPT PKLI Ayi Ahadiat, Dekan FEB Nairobi, Dekan FH Prof Hamzah, Dosen FEB Marselina.

Senin (21/11/2022), bakal calon rektor Unila telah melakukan pemeriksaan kesehatan kejiwaan di RS Jiwa Provinsi Lampung. 

Selain Prof Asep, KPK juga memanggil empat saksi lainnya, yakni Radityo Prasetianto Wibowo (dosen Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Seputi), Jaka Adiwiguna (PNS), Ir. H. Mahfud Santoso dan Sihono (PNS).

Pada sidang tersangka lain penerimaan mahasiswa baru Unila, Andi Desfiandi, pekan lalu, Asep Sukohar mengakui menerima titipan setoran tiga mahasiswa lewat jalur mandiri dan satu mahasiswa lewat jalur SBMPTN.

Dari sana, Asep mengaku menerima total Rp750 juta. Di mana Rp650 Juta disetorkan ke Karomani lewat Budi Sutomo dan Rp100 Juta diklaimnya untuk mengganti biaya Muktamar NU Desember 2021.[Hajim]

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar