Tak Pernah Kredit Inova, Pegawai IT Pemprov Ditagih BCA Finance Jakarta

Rabu, 28 September 2022 12:57 WIB

Share
Legal BCA Finance Wilayah Jakarta Pondok Indah Tri (baju batik hijau) dan Ketua LBH- KIS Febrian Willy Atmaja (baju batik gelap) (Foto Hajim/Poskota Lampung)
Legal BCA Finance Wilayah Jakarta Pondok Indah Tri (baju batik hijau) dan Ketua LBH- KIS Febrian Willy Atmaja (baju batik gelap) (Foto Hajim/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Tak pernah kredit mobil mobil Toyota Innova Ribbon, pegawai bagian IT Pemprov Lampung kaget didatangi petugas BCS Finance dari Jakarta menanggih angsuran kredit mobil sejak tahun 2019.

Bahkan, rekeningnya mengalami auto debet Rp8 juta. "Pas dicek, sudah tidak ada lagi dana di rekening saya," kata Aditya yang merasa jadi korban atas dugaan pemalsuan identiasnya: KTP, NIK, dan nomor rekening.

LBH KIS turun tangan mendampingi korban, Aditya. "Ada yang mengaku dan memalsukan identitas klien saya," kata Ketua LBH-KIS  Febrian Willy Atmaja kepada Poskota Lampung, Rabu (28/9/2022).

Febrian Willy Atmaja lalu balik bertanya ada apa dengan BCA Finance? "Karena sudah masuk ranah hukum, klien kami melapor ke pihak berwajib terkait penggunaan dokumen pengambilan kredit kendaraan," katanya.

 

 

Poskota Lampung saat meminta penjelasan Legal BCA di sela sidang mediasi di PN Tanjungkarang (Foto Ist/Poskota Lampung)

Dia meminta pihak berwajib menyelusuri proses pengajuan kredit dari awal sampai ada auto debet dari rekening kliennya. Febrian dan Adit menghormati proses mediasi ini sebagai bagian dari proses hukum.

Tri  Legal BCA Finance mengatakan sudah merespon masalah ini sejak tahun 2019. Namun, hingga kini, belum ada panggilan dari pihak kepolisian. "Kami akan hadir," katanya.

Untuk itu, mereka akan  mediasi dahulu dengan pihak Aditya,  termasuk di luar persidangan. "Saya akan ngobrol secara kekeluargaan, semoga  bisa selesai  lebih baik ," harapnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar