Rindu Bertemu Ibu di Jatim, Remaja dari Sukau Lambar Terdampar di Bogor

Rabu, 28 September 2022 15:33 WIB

Share
Mardiansyah dan Teh Yeyen (Foto Zen/Poskota Lampung)
Mardiansyah dan Teh Yeyen (Foto Zen/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Korban perceraian, remaja usia 17 tahun dari Desa Tanjungraya, Sukau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), terpaksa melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menyelusuri rel kereta api menuju rumah ibunya di Jawa Timur (Jatim).

Dia nekad dengan hanya membawa uang Rp300 ribu, Mardiansyah, remaja itu, nekad menyusul ibu kandungnya. Apa daya, baru sampai Bogor, dia kehabisan biaya perjalanan. Remaja tersebut akhirnya memutuskan jalan kaki menyelusuri rel kereta api. 

Sampai akhirnya, dia kebingungan menuju tempat tinggal ibunya di Jalan Tambak, Desa Kedung Buto, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur. Warga melihatnya sedang istirahat dekat rel di pelosok perkampungan di Cibalung, Bogor, Jawa Barat.

 

Warga yang iba mempersilahkan dirinya ke pamong desa. Dia sudah dua hari ditampung sementara oleh Ketua RT 02, Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk Kecamatan Bogor, Jawa Barat. 

Menurut Teh Yeyen, istri ketua RT 02 Cibalung, mengingat perjalanan menuju tujuan masih sangat jauh, dia mempersilahkan Mardiansyah tinggal sementara di rumahnya sambil memikirkan bagaimana sampai ke rumah ibunya.

Teh Yeyen berharap mendapatkan tumpangan atau ada yang berbaik hati agar Mardiansyah dapat melanjutkan perjalanan dan melepaskan rindu ke ibundanya. [Zen Gunarto]

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar