Hotman Paris Minta KPK Turun, Gaji 1.166 Guru PPPK 9 Bulan Belum Cair

Senin, 26 September 2022 12:33 WIB

Share
Hotman Paris menemui wakil para guru PPPK di Kopi Johny Kelapa Gading Jakarta (Foto @hotmanparusofficial/Poskota Lampung)
Hotman Paris menemui wakil para guru PPPK di Kopi Johny Kelapa Gading Jakarta (Foto @hotmanparusofficial/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Hotman Paris meminta KPK RI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek, Irjen Kementerian Dalam Negeri mengusut anggaran 1.166 guru PPPK yang sudah sembilan bulan belum dibayar di Kota Bandarlampung.

Pengacara kondang itu mengungkapkan hal itu setelah didatang puluhan wakil guru PPPK lewat Program Hotman 911 yang diunggah Instagram @hotmanparisofficial di Kopi Johny Kelapa Gading, Jakarta, Senin (26/9/2022).

Hotman menyatakan keheranannya gaji para guru PPPK belum dibayar padahal dari Kementerian Keuangan sudah turun dua kali, Rp43 miliar dan Rp38 miliar. Anggaran tersebut tak boleh digunakan apapun, hanya untuk guru PPPK. 

"KPK perlu turun!” tandasnya disambut gegap gempita para guru. Mereka mengatakam sudah minta perhatian Pemkot Bandarlampung hingga Komisi 10 DPR RI. Namun, hingga kini, tak juga cair.

Dia juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melindungi para guru agar tidak dipecat pemerintah setempat. Seorang juru bicara aksi mengatakan ada indikasi mereka yang aksi akan dipecat lewat tes ulang.

“Halo Bapak Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, halo Bapak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, halo Gubernur Lampung, Halo Wali Kota Bandarlampung, halo DPRD Bandarlampung," sindirnya. 

Menurut juru bicara para guru PPPK
tersebut, gaji yang seharusnya diterima sejak Desember 2021 silam belum diterima oleh para guru PPPK Kota Bandarlampung. Mereka belum digaji sekitar sembilan bulan.

"Kami guru PPPK Kota Bandarlampung teraniaya, terzolimi Pak Hotman. Kami sudah diangkat dari November, Desember 2021, tapi belum dapat SPMT hingga hari ini," katanya sambil melentangkan poster tuntutan bersama teman-temannya.

Poster karton antara lain bertuliskan:  DAU untuk PPPK bukan untuk yang lain.  Bahkan ada spanduk  yang berbunyi Pemkot Bandarlampung menghianati peraturan BKN No 8 Tahun 2020 pegawai PPKK jadi korban.

Para guru tersebut meminta bantuan kepada pengacara kondang, Hotman Paris yang terkenal dapat memenangkan kasus besar dan suka membantu orang-orang bawah terkait hukum yang berlaku di Indonesia. [HBM]

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar