Pembina Yayasan Saburai Ajukan Banding di PN Bekasi

Minggu, 25 September 2022 14:44 WIB

Share
Rapat para pembina Yayasan Saburai (Foto Ist/Poskota Lampung)
Rapat para pembina Yayasan Saburai (Foto Ist/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Pembina Yayasan Pendidikan Saburai (YPS)  Bandarlampung yang menjadi tergugat menyatakan banding atas putusan pengadilan tingkat pertama di Pengadilan Negeri Bekasi Jawa Barat, Kamis (22/9/2022).

“Dengan upaya banding tersebut, maka putusan PN Bekasi belum dapat dijalankan karena belum memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht), “ kata Kuasa Hukum Tergugat Yuzar Akuan, SH di kantor YPS, Sabtu (23/9/2022).

Pengadilan Negeri Bekasi dalam putusannya, antara lain membatalkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pembina YPS Nomor 06 tanggal 11 Februari 2021 yang mengangkat Tergugat I, Tergugat II, Tergugat III, Tergugat IV, Tergugat V, Tergugat VI sebagai Pembina YPS dan  Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pembina YPS Nomor 7 tanggal 28 Juni 2021.

Majelis Hakim juga menyatakan bahwa Penggugat, dalam hal ini Amir Husin sebagai satu-satunya pendiri yang masih hidup memiliki kedudukan hukum (Legal Standing) untuk mengadakan Rapat serta membuat kebijakan apapun terhadap Yayasan Pendidikan Saburai sesuai Penetapan  Pengadilan Negeri Tanjung Karang tanggal 17 Desember 2020 Nomor 70/Pdt.P/2020/PN.TjK.

Menyikapi putusan tersebut, kuasa hukum Tergugat,  Yuzar Akuan, SH secara tegas menyatakan akan menempuh upaya banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat. 

Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan dan menyusun memori banding yang akan didaftarkan dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu,  anggota Pembina YPS Erie Hermawan yang menjadi Tergugat II menyatakan optimis pihaknya akan menang di tingkat banding. Karena para tergugat memiliki bukti-bukti yang kuat yang tidak menjadi pertimbangan Majelis Hakim di tingkat pertama.

Menurut Erie Hermawan, Penggugat dalam hal ini Amir Husin, karena kesehatan dan usia yang sudah lanjut, telah memberi kuasa penuh kepada Hertanto Roestyono, Tergugat I untuk menindaklanjuti penetapan Pengadilan Negeri Tanjungkarang PN No. 70/Pdt.P/2020/PN.Tjk yaitu dengan agenda menyusun Pembina YPS

Untuk diketahui, putusan PN Tanjungkarang No. 70 tanggal 17 Desember 2021 tersebut adalah memenangkan Amir Husin dan Maryati Akuan dalam gugatan perdata melawan Pembina YPS sebelumnya Subki E Harun

Erie Hermawan menegaskan bahwa  Amir Husin,  saat itu bukanlah satu-satunya pendiri yang masih hidup. Karena pada saat penetapan  PN Tanjungkarang,  pendiri  lainnya yaitu Maryati Akuan juga masih hidup. “Karena alasan kesehatan dan usia lanjut,  Ibu Maryati juga memberi kuasa kepada  saya, “ ujarnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar