Galian Sungai Tutupi Rumah Warga Stroke Sejak 10 Hari Lalu

Minggu, 25 September 2022 13:48 WIB

Share
Bekas galian dibiarkan hingga 1 meter menutupi pagar seorang pensiunan ASN yang terkena stroke (Foto Ibrahim/Poskota Lampung)
Bekas galian dibiarkan hingga 1 meter menutupi pagar seorang pensiunan ASN yang terkena stroke (Foto Ibrahim/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Pintu pagar rumah warga yang terkena stroke terhalang timbunan tanah setinggi 1 meter yang dikerjakan Pemkot Bandarlampung di Jalan Gajah Mada No. 31 A, di bawah Fly Over Gajah Mada, Kota Bandarlampung.

Tanah bekas galian untuk jalan eskavator itu tergerus kembali ke Kali Kotabaru, tak lagi setinggi 1 meter dan lebar 2 meter tapi tetap masih menghalangi mobilnya tak bisa keluar rumah. Paving blok juga tak dibenahi kembali Pemkot Bandarlampung.

Tahun lalu juga begitu. Namun, habis dikerjakan, petugas merapihkannya kembali. Tahun ini, pengerjaan pembersihan Kali Kotabaru benar-benar tidak profesional, kata Irfansyah (63).

Pensiunan ASN yang terkena stroke tersebut tak bisa berobat akibat mobilnya tak bisa keluar terhalang tumpukan tanah galian dari Kali Kotabaru itu sejak sepuluh hari lalu (15/9/2022). 

 

Petugas membiarkan begitu saja tumpukan tanah bekas galian agar eskavator mini. "Saya gak bisa keluar rumah untuk berobat," katanya kepada Poskota Lampung, Minggu (25/9/2022).

Untuk keluar rumah, dia harus naik kendaraan diantar sopir. Irfansyah sudah menghubungi pegawai Pemkot Bandarlampung yang dikenalnya. Namun, sudah 10 hari tak kunjung dibenahi Pemkot Bandarlampung.

"Masih ada junior saya yang kerja di Pemkot, saya sudah kontak dan minta tolong untuk ngeberesin tanah di depan pagar rumah ini tapi saya tunggu sudah 10 hari ini gak diberesin juga," jelasnya.

Tumpukan tanah tersebut bekas galian agar eskavator mini bisa masuk kali atau sungai di Kota Bandarlampung. "Seharusnya, sebelum digalu, difoto dulu, agar setelah itu dikembalikan seperti semula," katanya. [Ibrahim]

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar