Edi Irawan Pertanyakan Motif Sudarsono Kalah Pemilihan Lapor Polisi

Minggu, 25 September 2022 10:22 WIB

Share
Ketua DPD Partai Demokrat Lampung Edi Irawan Arief (Foto PD Lampung/Poskota Lampung)
Ketua DPD Partai Demokrat Lampung Edi Irawan Arief (Foto PD Lampung/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Partai Demokrat Lampung (PD) lagi mempelajari motif Sudarsono melaporkan partainya ke Polresta Bandarlampung. "Kalah pemilihan, pindah partai, lalu ngelapor ke polisi," katanya.

Ketua DPD PD Lampung Edi Irawan Arief mengajak para politikus turut menciptakan politik yang sejuk dan santun. Masyarakat tentu dapat menilai dari track record prilaku politisi.

Diceritakannya, Sudarsono awalnya ketua PD Kota Metro, bahkan sempat menjadi ketua DPRD. Karena kecewa waktu pilkada, dia pindah ke Partai Nasdem kemudian pada waktu Muscab PD ikut dan kalah.

"Pak Sudarsono saat ini telah menjadi ketua Gerindra Kota metro," kata Edi Irawan Arief kepada Poskota Lampung, Sabtu (24/9/2022). Setelah enam bulan, dia mengadukan panitia ke polisi, 

Dikatakan pula oleh kakak politikus Andi Arief. "Sebagai partai yang menjunjung nilai demokrasi, kami menanggapinya dengan tenang, dan akan kami plenokan menjadi sikap partai.

Sebelumnya, Sudarsono melaporkan panitia Musyawarah Cabang (Muscab) DPD Demokrat Lampung ke Polresta Bandarlampung, Jumat (22/9/2022). Laporan tertuang dalam surat bukti lapor No.LP/B/2258/IX/2022/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG.

Kuasa hukum Sudarsono, Fajar Arifin mengungkapkan, kliennya melaporkan karena adanya pihak panitia muscab diduga telah melakukan penipuan.

Dimana menurut Arifin kliennya saat mendaftar sebagai calon ketua DPC Demokrat Kota Metro sebesar Rp25,5 juta. Namun dalam proses pemilihan ketua, Sudarsono tak juga dilakukan verifikasi hingga akhir.

"Kami ingin tahu apa alasan tidak diverifikasi. Padahal sudah bayar dan melengkapi berkas. Bagaimana akan menang Muscab bila verifikasi juga tidak," ungkapnya.

Dimintai tanggapannya perihal laporan tersebut, Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Daerah (BPOKK-Da) Partai Demokrat Lampung Midi Iswanto mengaku terusik dengan adanya laporan tersebut.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar