Alzier Tak Kaget Integritas Lampung Rendah, 'Ngotak' Begitu Berkuasa

Minggu, 25 September 2022 02:50 WIB

Share
Alzier Dianis Thabranie (Foto Ist/Poskota Lampung)
Alzier Dianis Thabranie (Foto Ist/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID --  Mustasyar NU Lampung Alzier Dianis Thabranie mengatakan tak kaget  KPK bilang Lampung rawan korupsi. Nilai Survey Penilaian Integritas (SPI) Lampung lebih rendah dibandingkan nasional.

"Warning KPK ini hendaknya menyadarkan para kepala daerah tak jumawa, sok pinter sendiri, lupa begitu berkuasa, tak mau lagi terima masukan-masukan, ngotak," katanya kepada Poskota Lampung, Sabtu (24/9/2022).

Dia melihat tak mundah memberantas korupsi di Lampung itu. "Sangat-sangat sulit, perlu kesadaran kolektif," ujarnya menanggapi nilai rata-rata SPI kabupaten/kota di Lampung 69,3%, di bawah rata-rata nasional 72%.

Bakal calon legislator dari Dapil 1 Partai Golkar ini mengatakan hanya mengingatkan para pemegang kebijakan daerah ini saja. 

"Ngingetin bae sebelum masuk wae " kata Koordinator Lembaga Pengawas Pembangunan Lampung (LPPL).

Mantan tiga periode ketua Golkar Lampung ini mengaku sangat prihatin atas hasil SPI tersebut, sehingga Provingsi Lampung masuk kategori daerah sangat rentan korupsi. 

“Masukan wae," katanya.
Spesialis Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wahyu Dewantara Susilo mengatakan, hasil SPI Tahun 2021, daerah-daerah dan Provinsi Lampung memiliki nilai rata-rata SPI 69,3%, di bawah rata-rata nasional 72%.

Dia mengungkapkan hal ini saat kegiatan temu media dalam rangkaian kegiatan Roadshow Bus KPK RI di aula Pondok Rimbawan, Kamis (22/9/2022).

Dari nilai rata-rata SPI Lampung tersebut, beberapa daerah masuk dalam kategori sangat rentan, yakni Kabupaten Lampung Timur dengan nilai indeksnya 51% dan disusul kemudian Kabupaten Lampung Selatan 58 %, Lampung Tengah 62%, Tanggamus 65%, dan Kota Bandarlampung 65%. 

Dia mengatakan bahwa SPI memiliki nilai indeks dimulai dari nol hingga 100% dibagi empat kategori, yakni sangat rentan, rentan, waspada, hingga terjaga.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar