Tak Sesuai Perwali, DPRD Wacanakan Pemilihan Ketua RT 13 Gedongair

Jumat, 23 September 2022 18:13 WIB

Share
Tak Sesuai Perwali, DPRD Wacanakan Pemilihan Ketua RT 13 Gedongair
RDP DPRD Bandarlampung dengan warga dan aparat RT 13 Gedongair, Tanjungkarang Barat (Foto Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Tak mengakomodir keinginan sebagian warga, Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kota Bandarlampung  mewacanakan Pemilihan Ketua RT 13, LK1, Kelurahan Gedongair, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Rabu (21/9/2022).

RDP yang dipimpin Ketua Komisi 1 Sidik Effendi sepakat memberi waktu sebulan dengan lebih dulu dibicarakan dengan Wali Kota Eva Dwiana mengingat telah keluarnya perpanjangan ketua RT yang telah 13 tahun dijabat Joko Subagio bulan lalu.

Camat Tanjungkarang Barat Nurcahyo mengusulkan agar pelaksanaan tugas sementara (plt) ketua RT 13 tetap Joko Subagio sebelum digelarnya pemilihan sebagai area demokrasi yang diharapkan sebagian warga. 

Mewakili Bagian Hukum Pemkot Bandarlampung, dalam RDP tersebut, Meliana melihat proses pemilihan ketua RT 13 tidak memenuhi aturan Perwali No. 80 tahun 2012 Tentang Pembentukan Rukun Tetangga di Kota Bandarlampung.

"Usul Camat, kami terima sampai ada kepastian hukum," kata Sidik didampingi dua wakil rakyat lainnya. Hadir pula pada RDP, empat warga yang dibawa Joko dan enam warga yang meminta digelarnya pemilihan.

Dari Pemkot Bandarlampung, hadir Biro Hukum. Aparat kelurahan, hadir Ketua Lingkungan 1, Ketua Lingkungan 2, serta Joko Subagio yang telah menjabat ketua RT setempat 13 tahun. Lurah Sahril Iskandar diwakili sekretarisnya.

Polemik Pemilihan Ketua RT 13, LK1, Kelurahan Gedongair masih bergulir. Ada 47 dari sekitar 75 warga setempat yang menginginkan ada Pemilihan Ketua RT 13. Karena ditiadakan pihak kelurahan, warga lalu mengadu ke DPRD Bandarlampung, bulan lalu (25/8/2022).

Sebagian warga RT 13, LK1, Kelurahan Gedongair menginginkan adanya pemilihan ketua RT. Menurut mereka, sudah 13 tahun tak ada pemilihan ketua RT.

"Ketua RT sudah menjabat sejak 2009 seharusnya sudah berakhir awal Juli  2022," ujar seorang warga yang meminta identitasnya.

Warga lainnya mengatakan mereka minta pemilihan ketua RT, selain sudah lama menjabat, ketua RT saat ini mereka nilai tidak transparan juga mengancam tak melayani warga yang "mbalelo".

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar