Lurah Gedongair Dilaporkan Mantan RT Dugaan Manipulasi Pencairan Isentif RT

Jumat, 23 September 2022 21:41 WIB

Share
Lurah Gedongair Dilaporkan Mantan RT Dugaan Manipulasi Pencairan Isentif RT
Kantor Kelurahan Gedongair (Foto Lampung7)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Tuntutan sebagian warga pemilihan ketua RT 13, Lk 1 belum selesai, Lurah Gedongair, Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung Sahril Iskandar dilaporkan oleh Mantan Ketua RT 09, Lk II, ke Polresta Bandarlampung.

Muhammad Zeki melaporkan Sahril Iskandar ke Polresta Bandarlampung atas dugaan manipulasi data pengambilan insentif ketua RT 09 di Bank Lampung (Januari-Juni 2021) dan Bank Waway (Januari-Mei 2022, Kamis (22/9/2022), pekan lalu. 

Dia menduga ada manipulasi data atau tanda tangan pencairannya. Karena, dalam SPJ pencairan insentif tersebut, pakai namanya, Muhammad Zeki. Honor Januari-Juni 2021 dan Januari-Mei 2022. Untuk Juli-Desember 2021, Pemkot belum bayar.

"Saya ada BB-nya (barang bukti)," katanya. BS yang diduganya mencairkan isentif untuk RT 09 bukan ketua RT setempat, katanya. 

Yang lebih mengherankan, katanya, BS juga suami Ketua RT.16 Lk ll, Welly Wulandari. "Bagaimana bisa suami isteri ketua RT,"  ujarnya kepada Poskota Lampung, Jumat (23/9/2022). 

Hanya saja, sejak Januari 2021, Lurah Sahril Iskandar mengeluarkan dirinya dari grup whatsapp Kelurahan Gedongair yang dibuat lurah dan beranggotakan ketua RT dan keamanan lingkungan (kaling).

Zaki mengaku sudah mempertanyakan ke Lurah Sahril Iskandar. Jawaban lurah, dirinya dimintai istirahat dulu. Karena tak ada surat pemberhentian, Zaki tetap melaksanakan pelayanan terhadap warga RT-nya.

Dikonfirmasi Poskota Lampung, Jumat (23/9/2022), Sahril Iskandar belum mereson via whatsapp. Konon, Sang Lurah sedang sakit. 

Selain soal laporan ke polisi, sebagian warga menuntut pemilihan ketua RT 13, Lk  Rabu (21/9/2022), DPRD Kota Bandarlampung Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait mewacanakan Pemilihan Ketua RT 13, LK1 setelah konsultasi lebih dulu dengan Wali Kota Eva Dwiana. [HBM]

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar