Pemkot Ingatkan Lagi PKL Tak Buka Lapak di Depan Simpur, Langgar Perda Ketertiban Umum

Kamis, 22 September 2022 20:47 WIB

Share
Pemkot Ingatkan Lagi PKL Tak Buka Lapak di Depan Simpur, Langgar Perda Ketertiban Umum
Plt Kasat Pol PP Ahmad Nurizki dan kondisi PKL saat ini (Foto Hajim/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID - Plt Kasat Pol PP Kota Bandarlampung Ahmad Nurizki  Erwandi mengingatkan para pedagang kaki lima (PKL) tak membuka lapak kembali yang bisa mengganggu arus lalu lintas di Jl. Jenderal Suprapto, Tanjungkarang Pusat.

Bulan lalu, Jumat (5/8/2022), 120 personel Satpol PP menertiban para PKL jalan tersebut agar para pengunjung pasar nyaman parkir atau melintasi jalan tersebut. Namun kini, kiri-kanan jalan sudah kembali berbaris pedagang kaki lima.

"Kita akan koordinasi dengan PPNS untuk standar operating prosedur (SOP) untuk menertibkannya," ujar Ahmad Nurizki  Erwandi kepada Poskota Lampung, Kamis (22/9/2022).

Ramai kembalinya PKL, seorang petugas Satpol PP yang mau mau disebutkan identitasnya mengatakan ada yang bermain di sana. Hanya, dia tak menjelaskan maksudnya . "Udah dulu ya Bang," tandasnya sambil berlalu. 

Seorang pengendara R4 mengaku sangat terganggu dengan mulai maraknya kembali pedagang kaki lima di jalan itu. "Setelah ditertibkan, kami pengendara nyaman masuk dan parkir di kawasan tersebut," ujar Miki, warga Kedamaian.

"Sekarang, lewat dan parkir mulai susah lagi,” katanya kepada Poskota Lampung  Kamis ( 22/9/2022). Dia berharap ada penertiban kembali di jalan tersebut.

Sebelum melakukan penertiban bulan lalu, Pemkot Bandarlampung terlebih dahulu memberikan pemberitahuan melalui surat peringatan. 

Kabid  Tibum Satpol PP Kota Bandarlampung Jan Roma mengatakan PKL zepanjang badan jalan tersebut telah melanggar Perda Ketertiban Umum. 

“Langkah penertiban ini harus dilakukan Pemkot  Bandarlampung, terlebih banyaknya pengendara yang ingin parkir, dan juga terlihat semakin menjorok ke badan jalan," tuturnya, Jumat (5/8/2022). 

Pedagang yang masih berjualan di bahu jalan diminta untuk segera memindahkan perlengkapan yang ada ke tempat lainnya tanpa mengganggu kenyamanan bersama.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar