PB HMI Minta Kapolri Copot Kapolres Metro, Ketua HMI Metro Luka Dipukul Aparat

Senin, 19 September 2022 20:57 WIB

Share
PB HMI Minta Kapolri Copot Kapolres Metro, Ketua HMI Metro Luka Dipukul Aparat
Aksi ricuh saat HMI Metro demo BBM di Kota Metro (Foto HMI/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia (PB HMI) meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun atas terlukanya Ketua Umum (Ketum) HMI Cabang Kota Metro, Provinsi Lampung.

Ada aparat yang memukul sang ketua saat terjadinya kericuhan pada aksi mahasiswa minta penurunan harga BBM di depan Pemkot Metro pada Senin siang (19/9/2022), Wasekjen PB HMI Rama Muda Sepulau Raya lewat relis yang diperoleh Poskota Lampung.

Menurutnya, perlakuan oknum aparat kepolisian yang dinilai represif tersebut diduga akibat kegagalan Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun sebagai pemegang kuasa atas pembinaan Mapolres setempat.

"Kami sudah melihat segala bentuk bukti rekaman dalam insiden tersebut yang akan dijadikan sebagai petunjuk dan kami sangat menyayangkan tindakan kekerasan dan represif yang menimpa para aktivis yang sedang menyampaikan aspirasinya di Kota Metro," ungkapnya.

Berdasarkan peraturan Kepala Kepolisian Negara Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa, apa yang dilakukan oknum tersebut merupakan pelanggaran.

 

 

"Kami meminta Kapolri mencopot Kapolres Metro karena telah gagal dalam melakukan pembinaan terhadap anggotanya. Yang mana seharusnya mereka melindungi mahasiswa dalam berorasi, ini justru menyakiti," imbuhnya.

Rama juga meminta Propam Polda Lampung untuk segera melakukan penyelidikan atas insiden itu. Ia juga berharap pelaku pemukulan segera diproses sesuai dengan kode etik Kepolisian.

"Kita minta Propam Polda segera turun tangan, karena jika tidak ada penertiban terhadap onkum anggota di lapangan dan memberikan sanksi tegas terhadapnya, kami khawatir akan menimbulkan gejolak dikemudian hari," ujarnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar