Sita Dokumen 2 Gudang, Kejari Pringsewu Kejar Dugaan Mafia Pupuk Subsidi

Selasa, 2 Agustus 2022 16:37 WIB

Share
Media dan saat penyitaan dokumen terkait dugaan adanya mafia pupuk (Foto Ist/Poskota Lampung)
Media dan saat penyitaan dokumen terkait dugaan adanya mafia pupuk (Foto Ist/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu tengah membongkar dugaan mafia pupuk bersubsidi di Kecamatan Gadingrejo. Mereka terus mengejar barang bukti dan saksi sejak Juli lalu.

Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi, Selasa (21/6/2022), mewakili Kajari Pringsewu Ade Indrawan terus menyelusuri dokumen distribusi dari produsen ke distributor pupuk subsidi tahun 2020-2021.

Menurut Median, pihaknya sudah memeriksa 135 ketua kelompok tani. Pihaknya juga sudah memeriksa para penyuluh lapangan, distributor, para anggota kelompok tani dan kios-kios pupuk. 

 

Terakhir, kejaksaan menyita dokumen Gudang BGR Logistik di Pekon Tambak Rejo dan Gudang Pusri di Pekon Sidoharjo. Dokumen yang diamankan berupa DO (delivery order) dan SO (sales order), kata Median Suwardi kepada Poskota Lampung.

Dalam penyitaan, Tim Penyidik yang didampingi oleh Kasi Pidsus M. Marwan Jaya Putra melibatkan saksi aparat setempat: Sekretaris Pekon Tambah Rejo, Muhammad Nur Iskandar dan Kepala Pekon Sidoharjo, Supratikno. [Miky]

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar