Kunci dari Kasus Kematian Brigadir J Adalah Kesaksian Orang Ini, Pakar Sebut Masalah Akan Selesai Jika Dia Bicara

Senin, 1 Agustus 2022 09:02 WIB

Share
Kunci dari Kasus Kematian Brigadir J Adalah Kesaksian Orang Ini, Pakar Sebut Masalah Akan Selesai Jika Dia Bicara
Kolase foto Bharada E dan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (Foto: ist.)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Kasus kematian Brigadir J  atau Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat hingga saat ini masih jadi tanda tanya.

Pihak keluarga Brigadir J pun sampai saat ini belum menerima keterangan bahwa almarhum tewas dalam baku tembak dengan Bharada E dari pihak Polri. Selain itu, dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Irjen Ferdy SamboPutri Candrawathi  juga masih menjadi pertanyaan.

Adapun, kasus ini tampaknya cukup banyak menjadi sorotan dari pakar hukum tata negara Refly Harun  yang sering membuat analisa lewat kanal YouTubenya. Terkait kasus kematian Brigadir J, menurut Refly kuncinya adalah kesaksian dari salah satu orang yang terlibat di dalamnya. Dikutip Lampung.poskota.co.id dari laman Poskota.co.id

Refly Harun menyoroti peran istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dalam kasus kematian Brigadir J. Pakar hukum itu berpendapat bahwa ia adalah saksi kunci atas dugaan pelecehan seksual, yang menurut Polri menjadi pemicu peristiwa baku tembak tersebut.

Menurut Refly Harun, saat ini publik menunggu apakah benar dugaan pelecehan seksual itu ada, atau justru ada masalah lain. Pertanyaan tersebut menurutnya bisa dijawab oleh Putri Candrawathi sebagai kunci.

"Orang tetap menunggu apakah betul kasus atau kisah pelecehan tersebut ada, atau sesungguhnya ada cerita lain. Yang pasti, sebagai saksi kunci Putri tau, jadi Putri ini adalah saksi kunci. Karena awal ceritanya di situ," kata Refly Harun lewat kanal YouTube pribadinya, dikutip pada Senin (1/8/2022).

Lebih lanjut, Refly Harun mengungkapkan bahwa keterangan dari istri Irjen Ferdy Sambo itu bisa menyelesaikan masalah ini. Perannya disebut menjadi kunci dari proses penyelidikan kasus kematian Brigadir J.

Akan tetapi, kasus ini akan menjadi semakin rumit jika Putri tetap bungkam.

"Maka kalau Putri ngomong sesungguhnya, selesai masalah. Tapi kalau tidak ngomong sesungguhnya atau bungkam saja, maka masalah akan tambah berbelit-belit," ucapnya.

Sementara, kasus kematian Brigadir J kini memasuki babak baru. Hal ini usai Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengambil alih penanganannya dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim, Mabes Polri.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar