KPK Jemput Paksa Wali Kota Ambon Terkait Dugaan Suap Izin Usaha

Jumat, 13 Mei 2022 21:10 WIB

Share
KPK Jemput Paksa Wali Kota Ambon Terkait Dugaan Suap Izin Usaha
Wali Kota Ambon Richard Louhennapessy melambaikan tangan saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (13/5/2022).

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- KPK menjemput paksa Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy terkait kasus dugaan suap persetujuan izin prinsip pembangunan cabang usaha retail di Kota Ambon tahun 2020.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan penjemputan paksa dilakukan karena Richard tak memenuhi panggilan. "Tersangka tak kooperatif," ujarnya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/5/2022).

 

"Perkembangannya nanti akan kami informasikan mengenai konstruksi perkaranya dan siapa pihak yang menjadi tersangka dimaksud, mudah-mudahan malam ini bisa kami sampaikan kepada masyarakat semuanya," ujar Ali.

Dalam penanganan kasus ini, KPK sempat meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melakukan pencegahan keluar negeri terhadap tiga orang tersangka. [HBM]

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler