Dinas Kecolongan 'Ritual' Corat-Coret, Para Siswa Malah Diancam Sanksi

Jumat, 13 Mei 2022 11:45 WIB

Share
Dinas Kecolongan 'Ritual' Corat-Coret, Para Siswa Malah Diancam Sanksi
Pelajar kembali melakukan "ritual" corat-coret petang hari (Foto Jims/Poskota Lampung)

LAMPUNG.POSKOTA.CO.ID -- Alih-alih kena sanksi atas kecolongan aksi corat-coret siswa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung malah mengancam siswa akan menindak tegas siswa yang terbukti mengikuti "ritual" kelulusan tersebut.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung mengakui pihaknya "kecolongan" atas aksi corat-coret yang berlangsung hingga Rabu malam itu (11/5/2022). Alih-alih menyadari kegagalan mengawasi siswa, pihaknya akan menindak tegas para siswa.

Pengumuman dilakukan malam hari (5/5/2022) enam hari kemudian (11/5/2023) terjadi aksi corat-coret. "Kita tidak menyangka. Di luar predikasi,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tommy Efra Hendarta, Jumat ( 13/5/2022).

“Kita sudah melakukan antisipasi. Ada sanksi seperti ijazah belum ditandatanganani. Pasti ada sanksi itu,” tegasnya.

Sejauh ini, terus Tommy, pihaknya belum mendapatkan data siswa dari sekolah mana saja yang terlibat dalam aksi corat-coret tersebut.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kepala sekolahnya. Nanti pasti kita berikan sanksi juga,” tandasnya.

Kepala MKKS SMA Bandarlampung Hendra Putra menyebutkan, sebelumnya pihaknya telah mengambil langkah agar para siswa tidak melakukan aksi corat-coret.

Selain itu, MKKS sudah berusaha secara maksimal untuk koordinasi dan pencegahan supaya aksi-aksi seperti ini tidak terjadi.

”Pengumuman dilaksanakan malam hari, secara daring. Pengambilan SKL oleh orang tua. Ini akan terus jadi bahan (evaluasi) kita agar hal serupa tidak terjadi lagi,” sebut dia. [Jims]

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler